BERANDA|HOME
Wednesday July 18, 2018
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan penghargaan dalam acara Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI). Kalla meminta pemerintah daerah tak berpuas diri dengan penghargaan yang diraih.

Kalla menjelaskan kota cerdas merupakan sebuah kota yang dikelola dengan baik dan didorong penggunaan teknologi. Kota ini sejatinya memiliki sistem yang baik untuk mengetahui kondisi dan masalah yang dimiliki.

"Ini adalah tools dan alat. Sistem kota cerdas ini untuk selesaikan masalah dengan hasil akhirnya, output-nya," kata Kalla saat memberikan sambutan di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Desember 2017.

Kota cerdas tak cukup diukur dengan panel monitor yang ada di ruang operasional khusus di salah satu gedung wali kota atau kantor gubernur. Tapi, bagaimana menyelesaikan masalah yang terekam dalam sistem yang canggih tersebut.

Kalla mencontohkan pemerintah daerah harus melihat bagaimana mewujudkan sebuah kota layak huni. Lalu, bagaimana menambah lapangan hijau untuk mewujudkan sebuah kota hijau.

"Jangan kota hijau isinya mal semua, sekarang mal banyak yang mengalami masalah," kata Kalla.

Kalla mengucapkan selamat kepada kota yang menerima penghargan. Ia mengingatkan pelaksanaan pemerintahan harus ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dalam pengelolaan kota.

"Pelaksanaan harus betul-betul smart, dibanding sistem, sistem hanya tools. Hasil yang akan dinikmati adalah output-nya apa," kata dia.

Rating Kota Cerdas Indonesia merupakan kegiatan yang digelar Institut Teknologi Bandung. Sebanyak 93 kota, selain kota administratif Jakarta, disurvei dan dikaji untuk mendapatkan penghargaan ini.

Hasilnya, sebanyak 15 kota berhasil mendapatkan penghargaan kategori utama Rating Kota Menuju Cerdas 2017. Untuk kota besar, penghargaan diberikan kepada Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan.

Sedangkan kota sedang jatuh kepada, Denpasar, Binjai, Manado, Yogyakarta, dan Kediri. Untuk kota kecil diberikan kepada, Magelang, Sawahlunto, Bontang, Tual, dan Bukittinggi.

Sumber: metrotvnews.com

Berita & Artikel Kota Inklusif

Indonesia City Expo 2018 - Kota Tarakan, 24-28 Juli 2018

ice 2018 square


 

Agenda | Events

Tebing Tinggi Expo 2018 - 11-15 Juli 2018


Penghargaan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Tahun 2018

Best Practice

Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Delapan Langkah Transfer Inovasi Pelayanan Publik

Flag Counter

Twitter @apeksiorid

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

Mitra | Partners

cim  giz  iclei  icma  mercycorps indonesia  uclg-ascpa  unesco yipd  citiasia  tau  u pertamina  posindonesia

Direktorat | Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Komplek Rasuna Epicentrum
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

© 2000-2018 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia