BERANDA|HOME
Thursday November 14, 2019
Vinaora Nivo Slider 3.x

Natural Aceh bekerjasama dengan lintas sektoral, melakukan fokus discussion group (FGC) tentang aksesbilitas fasilitas dan bangunan publik Kota Banda Aceh di salah satu cafe di Banda Aceh, Kamis (17/11/2016). FGD ini merupakan tindaklanjuti pertemuan Ke-6 High Level Meeting Mayor for Inclusive City Network di Kota Padang pada september 2016 lalu.

FGD itu ikuti Ramos Kam, ST,MP, Sekretaris Dinas PU Kota Banda Aceh, M. Yasir, ST,MT (Kabid Tata Ruang PU), Fadhil, S.Sos, MM (Kadis Sosial dan Tenaga Kerja), Muchlis SH, (Kabag Hukum Pemko), Syariffudin (Ketua FKM BKA),Aflinda (Project Manajer FKM BKA), Zainal Abidin S (Ketua Lembaga Riset Natural Aceh) dan beberapa perwakilan penyandang disabilitas di Banda Aceh

FGD ini membahas regulasi tentang aksesibilitas dan fasilitas publik di Banda Aceh, menuju Bagian Kota Inklusi Nusantara. Seluruh peserta sepakat bahwa Qanun No 10 tahun 2014, tentang bangunan gedung perlu dijabarkan dalam sebuah peraturan walikota yang bersifat teknis. Seluruh peserta juga sepakat bahwa pertemuan ini harus ditindaklanjuti dengan perkembangan penyusunan draft perwal untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Dinas PU Kota Banda Aceh menyadari, selama ini rekomendasi bangunan yang mereka berikan tidak bisa dipakai untuk mengikat para pemilik gedung atau kontraktor pelaksana, guna mentaati peraturan yang telah ada.

Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banda Aceh mengaku terus berupaya untuk mengawal kebijakan makro tadi. Salah satunya berkonsentrasi pada penyandang disabilitas di Banda Aceh. Sementara, Bagian Hukum Setdako Banda Aceh berharap, perwal yang akan disusun nantinya bisa melengkapi dasar hukum penyediaan aksesibilitas dan fasilitas yang lebih akomodatif untuk warga kota serta mempertegas posisi Banda Aceh sebagai kota yang inklusif.

Sejumlah penyandang disabilitas yang hadir dalam diskusi ini mengeluhkan Mesjid Raya Baiturrahman, yang sampai saat ini tidak juga bisa menyediakan ramp untuk para jamaah berkursi roda, lansia, ibu hamil atau anak-anak. Tangga bertingkat yang tinggi dan licin sangat membahayakan untuk diakses.

Tak hanya itu, Pembangunan Halte Trans Kutaraja yang dilakukan secara massif, juga masih mengabaikan ketersediaan ramp pendukung untuk penumpang berkebutuhan khusus. Jadi, walaupun bus trans kutaraja sudah akses jika halte nya tidak bisa dipakai, bagaimana menggunakannya. Pertemuan ini akan dilanjutkan dengan penyusunan draft perwal yang akan diseminasikan di UIN Ar Raniry dalam beberapa minggu kemudian.

Ketua Natural Aceh, Zainal berharap banyak instansi serta lembaga yang bisa terlibat dalam penyusunan draft perwal ini. Misal, organisasi perempuan dan anak, para kontraktor dan konsultan serta pihak yang peduli dengan aksesibilitas dan pembangunan kota yang partisipatif.

Pertemuan dan diskusi ini adalah tindaklanjut dari penelitian, seminar dan workshop yang telah dilakukan sebelumnya. Banda Aceh sebagai Ibukota Provinsi Aceh sudah sepatutnya menjadi model untuk kabupaten dan kota lain di Aceh dalam pelayanan aksesibilitas yang inklusif.***

Sumber: modusaceh.co

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 

Berita & Artikel Kota Inklusif

AGENDA|EVENTS

Goesmart2019
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x


 

Milis | Mailing List

Berlangganan milis kami | Subscribe to our mailing list
Please wait

Flag Counter

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities