BERANDA|HOME
Tuesday November 19, 2019
Vinaora Nivo Slider 3.x

PADANG - Jalan Permindo yang merupakan salah satu kawasan pusat bisnis di Kota Padang, telah diresmikan menjadi kawasan "Ramah Disabilitas", Jumat (30/9). Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo meresmikannya bersama Wakil Walikota, H. Emzalmi disertai Unsur Forkopimda, DPRD Padang dengan diikuti pimpinan BUMN/BUMD, SKPD di lingkungan Pemko Padang serta pihak terkait lainnya. Dalam peresmian tersebut, juga dihadiri tamu spesial yakni, Programme Specialis Unesco Jakarta, Mr. Irakli Khodeli beserta staf di organisasi PBB tersebut.

Walikota menjelaskan, terkait pembangunan kawasan ramah disabilitas tersebut, telah dibangun trotoar selebar 4 meter dengan panjang 334 meter, dimulai dari Toko Sari Anggrek hingga bioskop Mulia. Karena masalah keterbatasan anggaran, tahun ini trotoar tersebut baru bisa dibangun satu sisi. Sementara sisinya yang lain direncanakan dibangun tahun 2017 nanti.

"Kawasan ramah disabilitas ini dibangun, sebagai wujud perhatian kita bersama untuk pemenuhan hak-hak bagi masyarakat kita yang menyandang disabilitas. Di samping itu juga dalam rangka menata kawasan tersebut menjadi pusat bisnis secara terbuka bagi masyarakat, dengan menciptakan kawasan yang indah, tertib, aman dan nyaman. Sehingga diyakini, akan membangkitkan pariwisata dan perekonomian Kota Padang ke depan," sebut Mahyeldi kepada wartawan usai peresmian yang dilangsungkan di depan Hotel Rocky itu.

Dikatakan Mahyeldi, selain itu demi lebih kondusifnya kawasan tersebut Pemko juga menyediakan tempat beristirahat bagi para pejalan kaki sebanyak 22 unit bangku taman. Sementara agar menambah keindahan suasana pada malam harinya, juga dipasang lampu hias pedestrian sebanyak 33 buah yang dilengkapi 13 pot tanaman hias.

"Sementara untuk menjaga kebersihan di kawasan ini, kita disediakan16 tong sampah. Sehingga dengan itu telah mendukung upaya menjadikan Padang sebagi kota inklusif," imbuhnya.

Kemudian kata Wako lagi, untuk menjadi kota inklusif beberapa faktor harus dipenuhi, seperti spasial, sosial dan ekonomi. Pemko berharap, semoga upaya ini didukung oleh pihak swasta dan stake holder kiranya dapat mendukung khususnya memperhatikan hak-hak penyandang disabilitas.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan kawasan ramah disabilitas ini. Semoga kepedulian kita semua terhadap pembangunan inklusi di Padang memberikan umpan balik bagi kita bersama. Lihat saja, dibangunnya trotoar di kawasan pusat bisnis ini diyakini akan dapat meningkatkan jumlah pengunjung. Sehingga kawasan tersebut akan diketahui dan memancing minat banyak orang dan makin ramainya orang ke sini tentu ada perputaran roda ekonomi," ujar Walikota Agamis ini mengakhiri.

Dengan resminya jalan Permindo menjadi kawasan ramah disabilitas, khusus bagi para Pedagang Kratif Lapangan (PKL) yang biasanya berjualan di kawasan Permindo telah bersedia membongkar sendiri bangunannya. PKL di kawasan ini pun sepakat membentuk koperasi dan berkomitmen setelah peresmian tidak berjualan lagi di atas jalan. Tapi pindah ke bahu jalan dengan menghadap ke trotoar yang berbatasan dengan jalan sehingga tidak mengganggu lalu lintas kendaraan di jalan dan lalu lintas orang di trotoar. Adapun dalam peresmian tersebut, para penyandang disabilitas yang dominan berusia anak-anak hingga remaja ini mampu memukau dan menghibur seluruh hadirin. Dimana terlihat dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang ada, ternyata mereka memiliki kelebihan-kelebihan yang patut diapresiasi dan didukung dalam penyaluran bakatnya.

Sumber: minangkabaunews.com

 

 

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

 

 

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 

Berita & Artikel Kota Inklusif

AGENDA|EVENTS

Goesmart2019
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x


 

Milis | Mailing List

Berlangganan milis kami | Subscribe to our mailing list
Please wait

Flag Counter

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities