BERANDA|HOME
Thursday December 12, 2019

BANJARMASIN. APEKSI dan Pemerintah Kota Banjarmasin yang didukung oleh UNESCO menyelenggarakan Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota untuk Kota-Kota Inklusif untuk membahas kebijakan dan praktik berbasis data tanggal 3-4 Oktober 2019. 

Jejaring Walikota Indonesia untuk Kota-Kota Inklusif di Indonesia menyatukan para pembuat kebijakan yang berada di garis depan dalam inovasi kebijakan dan aksi untuk mempromosikan partisipasi sosial penuh para disabilitas. Dua puluh dua Walikota dari seluruh Indonesia, bersama-sama dengan Dinas Sosial Pemerintah Kotanya berpartisipasi dalam kegiatan ini menyoroti pendekatan partisipatif untuk pengumpulan dan analisis data.

Partisipasi penuh semua orang, termasuk satu miliar orang penyandang cacat di dunia, diperlukan untuk merealisasikan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan janji perdamaian dan kemakmuran bagi semua. Namun, para penyandang cacat terus mengalami pengucilan sistematis melalui sikap negatif, stigma, diskriminasi dan kurangnya aksesibilitas dalam lingkungan fisik dan maya. 

Data adalah alat yang paling kuat di tangan para pembuat kebijakan yang berusaha membangun lingkungan inklusif disabilitas, tetapi jenis data yang tepat - tepat waktu, terpilah dan sesuai untuk keperluan - seringkali merupakan komoditas yang langka. Tanpa data yang baik, kebijakan tidak efektif dan seringkali tidak tepat sasaran. 

Kota Banjarmasin pengumpulan data partisipatif dan metodologi manajemen, yang diujicobakan di kota ini oleh Kota Kita (LSM) dalam kemitraan dengan UNESCO. Proyek ini secara langsung melibatkan para penyandang cacat yang tinggal di Kota Banjarmasin melalui survei lapangan, wawancara, diskusi kelompok dan pemetaan serta analisis data, yang mengarah pada produk bersama profil disabilitas kota yang komprehensif.

UNESCO dan mitra-mitranya di semua tingkat pemerintahan dan masyarakat akan terus bekerja untuk dan dengan para penyandang cacat untuk menghapus hambatan-hambatan inklusi sosial dan untuk melindungi, mempromosikan dan memenuhi hak-hak mereka. Pekerjaan ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDG 10 (mengurangi ketidaksetaraan), SDG 11 (membangun kota dan masyarakat yang berkelanjutan), dan SDG 16 (mempromosikan perdamaian, keadilan dan institusi yang kuat).

Materi dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/inklusif2019.

Berita & Artikel Kota Inklusif

AGENDA|EVENTS

Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x


 

Milis | Mailing List

Berlangganan milis kami | Subscribe to our mailing list
Please wait

Flag Counter

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities