BERANDA|HOME
Tuesday November 19, 2019
Vinaora Nivo Slider 3.x

SEMARANG. Kegiatan Rakernas XIV APEKSI 2019 hari ke-2 diawali dengan penanaman pohon khas daerah di Hutan Wisata Tinjomoyo.

Rapat dilanjutkan dengan Sidang-Sidang Pleno, antara lain: 

  • Pleno I dipimpin Ketua: Walikota Semarang dan Sekretaris: Direktur Eksekutif untuk Pengesahan Jadwal Acara dan Tata Tertib Persidangan, Pemilihan Pimpinan Sidang Pleno dan Serah Terima Pimpinan Sidang Pleno;
  • Pleno II dipimpin Ketua: Walikota Gorontalo, Wakil Ketua (dari seluruh Ketua Komwil): Walikota Pekanbaru, Walikota Lubuklinggau, Walikota Yogyakarta, Walikota Batu, Walikota Tarakan (Wakil Ketua I Komwil V) dan Walikota Ambon;
  • Pleno III penyampaian kegiatan Komwil I-IV, program kerja dan rekomendasi;
  • Sidang Pleno III atau Sidang Kelompok: (1) Kelompok A: Membahas Program Kerja APEKSI Tahun 2020 dan Kelompok B: Membahas Rekomendasi Rakernas APEKSI Tahun 2019;

Setelah istirahat dilanjutkan dengan Sidang Pleno IV: Laporan Hasil Sidang Kelompok dan Pengesahan Hasil Sidang Kelompok: Program Kerja APEKSI 2020 dan Rekomendasi Rakernas XIV APEKSI 2019, Paparan Wakil Walikota Tangerang Selatan menyampaikan kesiapan Penyelenggara Munas VI & Indonesia City Expo ke-18 Tahun 2020 dan Penetapan Kota Tangerang Selatan sebagai Kota Tempat Penyelenggaraan Munas VI dan ICE 2020;

Penutupan, Rakernas XIV APEKSI Tahun 2019 ditutup dengan rangkaian kegiatan: Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Hymne APEKSI diiringi Paduan Suara UNDIP, Pembacaan Hasil Rakernas XIV APEKSI oleh Walikota Gorontalo selaku Ketua Sidang Pleno, Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus menutup secara resmi Rakernas XIV APEKSI Tahun 2019 dan Pembacaan Do’a oleh Kepala Kemenag Pemerintah Kota Semarang.

Merdeka.com, Semarang - Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2019 resmi dibuka oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, Rabu (3/7). Bertempat di Hotel Po, Kota Semarang, hadir 92 delegasi pemerintah kota di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut.

Selain Mendagri dan para wali kota anggota Apeksi, hadir pula Menteri PAN-RB Syafruddin, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, serta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Pada Rakernas yang diselenggarakan oleh Apeksi untuk ke-14 kalinya itu, dilakukan sejumlah diskusi panel mengangkat berbagai tema.

Strategi dana transfer daerah untuk mendukung profesionalitas dan kemandirian keuangan daerah, menjadi salah satu topik diskusi yang diangkat.

Tak hanya itu, kegiatan inti Rakernas Apeksi juga membahas tentang dana kelurahan untuk penguatan pemerintah daerah, serta solusi penyelesaian tenaga K-2 untuk mendukung profesionalitas di daerah.

Sebagai tuan rumah penyelenggara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sendiri kembali menegaskan pentingnya Rakernas Apeksi 2019 sebagai momentum penguatan persatuan Indonesia.

"Semua yang hadir merupakan representasi Indonesia saat ini, khususnya masyarakat di perkotaan. Sehingga, apa yang akan disepakati bersama hari ini rasanya akan menjadi penting," ujar pria yang juga akrab disapa Hendi itu.

Hendi pun meyakini bahwa Apeksi ini akan menjadi pemicu bagi seluruh stakeholder di Indonesia, untuk bisa lebih optimistis dalam pembangunan Indonesia maju.

Ketua Apeksi, Airin Rachmi Diany dalam laporannya juga menegaskan bahwa seluruh anggota Apeksi telah sepakat untuk maju bersama.

"Presiden menyampaikan dalam G-20, no one left behind, kami pun juga sudah sepakat secara bersama-sama. Mari kita maju bersama, untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di daerah kita masing-masing," kata dia.

Pesan yang ingin disampaikan oleh Hendi dan Airin ditegaskan pula oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dia bahkan menyebutkan jika wali kota mempunyai tugas untuk melakukan pendinginan di daerahnya masing-masing pasca pilpres dan pileg lalu.

"Bendera start-nya di sini. Pilihan kemarin sudah selesai, Pak Jokowi, Kiai Haji Ma'ruf Amin sebelum berangkat ke G-20 sudah menyampaikan dengan sangat bagus, kami adalah Presiden dan Wakil Presiden untuk seluruh masyarakat Indonesia. Nah ini adem," ucap Ganjar.

Di sisi lain, Menteri PAN-RB Syafruddin dalam sambutannya menyebut Rakernas Apeksi di Kota Semarang sebagai momentum yang tepat untuk mendinginkan kondisi pasca pilpres.

"Kemarin saya rapat khusus dipanggil ke istana untuk membahas tentang bagaimana meng-cooling-down seluruh aparat negara, untuk kembali bekerja bersama-sama. Hari ini sudah tidak ada lagi hiruk pikuk, apalagi ngerumpi tentang kontestasi politik," ujarnya.

Sumber: semarang.merdeka.com

Semarang, InfoPublik - Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke XIV diselenggarakan di Ballroom Hotel Po, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (3/7/2019) pagi. Rakernas yang diikuti oleh 98 Walikota se-Indonesia anggota Apeksi ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dengan menghadiri narasumber Menteri PAN-RB Syafruddin dan Menteri Keuangan yang diwakili Wakil Menkeu Mardiasmo.

Uniknya, dalam pelaksanaan Rakernas ini ada salah satu kepala daerah yang menarik perhatian banyak orang. Ia adalah Walikota Bengkulu Helmi Hasan. Perhatian tertuju padanya sejak Welcome Dinner Peserta Apeksi Selasa (2/7/2019) malam di The Renaissance, Jalan Bukit Panorama Jangli, Kota Semarang.

Dengan gaya yang khas menggunakan peci putih dan berjenggot lebat, tongkat yang biasa ia bawa dalam berdakwah di Bengkulu menarik perhatian para kepala daerah di Ballroom Hotel Po Semarang. Beberapa Walikota yang tergabung dalam Komsariat Wilayah (Komwil) II (Sumbagsel) yang duduk bersebelahan terlihat heran melihat Walikota Bengkulu.

Ternyata ke khasan Walikota Bengkulu Helmi Hasan ini juga menarik perhatian ratusan wartawan yang meliput Rakernas tersebut.

Seorang wartawan sempat mengira Walikota Bengkulu sedang mengalami gangguan kesehatan, ternyata setelah ditanya, wartawan mendapatkan jawaban mengejutkan.

"Pak Wali, mengapa menggunakan tongkat?" tanya seorang wartawan usai pembukaan Rakernas.

"Saat Rasulullah SAW berusia 40 tahun menggunakan tongkat, saat usia itu, Nabi Muhammad SAW masih gagah dan mampu berjalan tegap tanpa bantuan tongkat. Sunnah hukumnya bagi kita ketika memasuki usia 40 tahun untuk mulai memakai tongkat. Meskipun masih gagah," kata Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

"Keinginan mengamalkan sunnah dilandasi pemahaman bahwa kita adalah insan yang banyak kekurangan dan penuh dosa, sehingga terpacu untuk melakukan amalan - amalan yang dapat menghindarkan kita dari azab api neraka nantinya. Dengan mengamalkan sunnah, maka sunnah tersebut yang akan menjaga kita," sambung Helmi Hasan.

Walikota agamais ini juga menjelaskan, bahwa di Kota Bengkulu memiliki program Bengkulu Religius, program ini salah satunya mengajak memakmurkan rumah ibadah.

"Mulai dari saya mengajak semua pejabat Pemkot Bengkulu memakmurkan rumah ibadah, pejabat mengajak para staf. Kepala Keluarga mengajak istri dan anak-anaknya. Saya yakin setiap umat yang memakmurkan rumah ibadah akan diturunkan berkah dari langit dan bumi oleh Allah SWT," paparnya.

Sebelumnya saat pembukaan Rakernas, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah kota harus menjadi contoh tentang tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dengan pendekatan digital.

"Usia sebuah kota lambat laun akan semakin tua, tetapi wajah kota harus semakin muda. Karena itu, dibutuhkan kreativitas dan inovasi yang berbasis kearifan lokal setiap daerah. Dukungan infrastruktur yang telah bertumbuh pesat juga harus dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah kota. (MC/nug)

SEMARANG. Setelah pembukaan, pidato-pidato dan diskusi panel para Walikota, Wakil Walikota atau yang mewakili mengikuti City Tour dengan menggunakan bis double decker yang dipandu langsung oleh Walikota Semarang, Wakil Walikota Semarang dan Sekda Kota Semarang untuk berkeliling Kota Semarang melalui Lawang Sewu, Tugu Muda, Taman Srigunting Kota Lama, Kampung Pelangi, Sampookong dan berakhir di Simpang Lima tempat penyelenggaraan Indonesia City Expo untuk meninjau stand/booth yang menampilkan program, inovasi dan produk unggulan.

Pawai Budaya APEKSI 2019 yang bersamaan penyelenggaraannya dengan agenda tahunan Kota Semarang, Semarang Night Carnival dengan jumlah 3.900 peserta dari kota-kota Indonesia.

SEMARANG. APEKSI dan Pemerintah Kota Semarang menyelenggaran Rapat Kerja Nasional XIV APEKSI 2019 tanggal 2-5 Juli 2019.

Kegiatan diawali dengan Welcome Dinner yang digelar tanggal 2 Juli 2019 malam di The Renaissance, Graha Candi yang disambut dengan penampilan Kidang Band, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, antara lain: Walikota Semarang selaku tuan rumah dan Ketua Dewan Pengurus, Walikota Tangerang Selatan.

Kota Medan menampilkan tari Zapin Gendang dan Kota Nanjing, Cina menampilkan tari dan nyanyian untuk menghibur peserta welcome dinner dan diakhiri dengan penampilan Ari Lasso.

Rapat kerja APEKSI digelar kali ini dengan tema, "Penguatan Alokasi Anggaran Pemerintah Daerah Untuk Mendukung Profesional Aparatur dan Kemandirian Daerah" tanggal 3 Juli 2019 di Hotel PO. 

Tari Ronggeng Warak mengawali kegiatan rapat kerja, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars APEKSI serta sambutan-sambutan: Ketua Dewan Pengurus dan Gubernur Jawa Tengah.

Menteri Dalam Negeri memberikan pidato kunci sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional XIV APEKSI 2019 dan Indonesia City Expo ke-17 Tahun 2019 di Simpang Lima. Dan Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi memberikan pidato/arahan.

Diskusi panel dipimpin oleh Alvito Deanova, CNN Indonesia TV dengan narasumber: Wakil Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan rapat dipandu dan dihibur oleh Cak Lontong.

 

 

SEMARANG. Pemerintah Kota Semarang tanggal 19 Juli 2019 menyelenggarakan Pertemuan Teknis terkait Pawai Budaya APEKSI 2019 di Balaikota. Pawai budaya merupakan salah satu kegiatan dalam Rakernas XIV APEKSI 2019 pada awal bulan Juli.

Pertemuan teknis ini yang disampaikan oleh Dinas Pariwisata bertujuan untuk memantapkan koordinasi dalam penyelenggaraannya.

Siangnya, diselenggarakan pertemuan teknis terkait Indonesia City Expo di tempat yang sama. Penjelasan teknis disampaikan PT InMark selaku event orginizer untuk expo.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan Press Conference dengan media lokal dan Nasional.  Dalam kegiatan pertemuan teknis dihadiri oleh peserta yang akan mengikuti kegiatan pawai budaya dan expo dari kota-kota Indonesia.

Dokumen terkait kegiatan ini dapat diunduh/download di E-Library atau apeksi.xyz/rakernasice2019

 

Untuk memperbesar klik pada surat/gambar di atas dan Dokumen Rakernas XIV APEKSI 2019: Undangan, TOR, Jadwal dan Lembar Kehadiran dapat diunduh/download di E-Library atau apeksi.xyz/rakernasice2019 atau pendaftaran secara online di apeksi.xyz/daftarrakernas.

Dewan Pengurus dan Direktorat Eksekutif
Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia
Mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
1 Syawal 1440 Hijriyah
Minal Aizin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin

JAKARTA. Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) audiensi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di Kantor Kementerian PANRB pada hari Jumat tanggal 17 Mei 2019 yang didampingi oleh Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji.

Audiensi tersebut bertujuan untuk melaporkan rencana Rakernas APEKSI pada 2 hingga 5 Juli 2019 di Semarang, dan akan mengundang Menteri PANRB sebagai narasumber.

Hadir dalam pertemuan itu, Walikota Tangerang Selatan selaku Ketua Dewan Pengurus, Walikota Bontang, Walikota Kupang, Walikota Semarang dan Walikota Manado serta Wakil Walikota Batu.

 

 

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

 

 

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 

Berita & Artikel Kota Inklusif

AGENDA|EVENTS

Goesmart2019
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x


 

Milis | Mailing List

Berlangganan milis kami | Subscribe to our mailing list
Please wait

Flag Counter

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities