BERANDA|HOME
Tuesday November 19, 2019
Vinaora Nivo Slider 3.x

JAKARTA. Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) audiensi dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di Kantor Kementerian Dalam Negeri pada hari Kamis tanggal 15 Mei 2019 yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo.

Audiensi tersebut bertujuan untuk melaporkan rencana Rakernas APEKSI pada 2 hingga 5 Juli 2019 di Semarang, dan akan mengundang Menteri Dalam Negeri sebagai narasumber.

Hadir dalam pertemuan itu, Walikota Tangerang Selatan selaku Ketua Dewan Pengurus, Walikota Balikpapan, Walikota Kupang, Walikota Gorontalo dan Walikota Manado serta Wakil Walikota Batu.

Jakarta - Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Airin Rachmi Diany berharap ada kenaikan besaran dana kelurahan. Airin berharap besaran dana kelurahan bisa sama seperti dana desa.
 
"Sejauh ini masih alhamdulillah lancar, cuma kita berharap ada kenaikan dana kelurahan juga sama kalau boleh sama dengan dana desa dan sebagainya. Itu saja sih masukan dari teman-teman," ujar Airin seusai audiensi dengan Mendagri Tjahjo Kumolo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).
 
Soal dana kelurahan ini juga akan menjadi bahasan dalam rapat kerja nasional (rakernas) yang akan digelar Apeksi pada 2-5 Juli 2019. Airin menyebut respons masyarakat terhadap dana kelurahan sangat baik.
 
"(Tahun) 2019 kan sudah rata-rata hampir Rp 300 jutaan per kelurahan. Ternyata responsnya sangat baik, di mana kelurahan dan juga masyarakat ada kegiatan berkolaborasi, ada kegiatan di lapangan. Harapannya, mudah-mudahan ada bantuan peningkatan keuangan sehingga interaksi dengan masyarakat di daerah, di kelurahan, khususnya, bisa lebih baik lagi," tutur Airin.
 
Wali Kota Tangerang Selatan itu menyatakan pihaknya ingin dana kelurahan diberikan sebesar-besarnya. Dana tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat.
 
"Biasanya kalau tidak dibatasi dengan SOP dan lainnya, itu biasanya banyak ke hal pembangunan infrastruktur. Tapi karena program ini untuk pemberdayaan masyarakat dan ini dirasakan dan dimanfaatkan. Peningkatan, misalnya kader PKK, Karang Taruna, dan lain-lain," jelas Airin.
 
"Pemberdayaan masyarakat. Pelibatan masyarakat di proses pembangunan di tingkat kelurahan," pungkasnya.
 
Apeksi melakukan audiensi dengan Mendagri Tjahjo Kumolo. Dalam rapat tertutup itu, para wali kota dan Mendagri membahas sejumlah hal, salah satunya rencana rapat kerja nasional (rakernas).
 
Sumber: detik.com
JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informasi yang didukung Kementerian Dalam Negeri, kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian PUPR, Kementerian PAN RB, Kantor Staf Kepresidenan dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia serta Kompas Gramedia menyelenggarakan Pembukaan Gerakan Menuju 100 Smart City tanggal 15 Mei 2019 di Jakarta.
 
 
Sambutan pembukaan CEO Kompas Gramedia Media - Andy Budiman, pidato kunci disampaikan oleh Mendagri - Tjahjo Kumolo, sambutan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu - Astera Primanto Bhakti, sambutan Ketua Dewan Pengurus - Airin Rachmi Diany dan talk show: Dirjen Aptika - Samuel Abrijani dan pimpinan perusahaan Teknologi Informasi Komunikasi Nasional.
 
Melalui gerakan ini, 100 kota/kabupaten terpilih mendapatkan bimbingan untuk menyusun rencana induk (master plan) pengembangan smart city. Dengan memiliki rencana induk, diharapkan inisiatif smart city dari kota/kabupaten terpilih dapat lebih terarah dan tepat sasaran.
 
Pelaksanaan Gerakan Menuju 100 Smart City secara bertahap. Tahap I tahun 2017 terpilih 25 kota/kabupaten, tahun 2018 melibatkan 50 kota/kabupaten dan tahun 2019 ini, terpilih 25 kota/kabupaten untuk melengkapi 100 daerah yang menjadi target gerakan ini.
 
Dalam kegiatan ini dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah pusah dengan 25 walikota/bupati yang terpilih. MoU menjadi landasan dalam pelaksanaan Gerakan Menuju 100 Semart City 2019.
 
Kota-kota yang terpilih dalam tahap ini, antara lain: Cilegon, Depok, Magelang, Madiun, Kediri, Balikpapan, Batu, Ambon, Bontang, Banda Aceh, Tanjung Pinang, Kupang dan Jayapura.

Majalah KOTA KITA XXV April 2019 dapat diunduh/donwload di Library atau apeksi.xyz/kotakita atau klik pada gambar. 

JAKARTA. ICLEI Indonesia yang didukung oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK dan APEKSI menyelenggarakan Pelatihan Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca - Sederhana, Mudah, Akurat, Ringkas dan Transparan (SIGN SMART) Bagi Pemerintah Kota/Kabupaten dalam Mendukung Peningkatan Aksi Iklim Daerah di Indonesia tanggal 10-13 April 2019 di Jakarta.

Pelatihan ini merupakan bagian dari akselerasi aksi iklim melalui promosi proyek Accelerating Climate Action Through The Promotion of Urban Low Emission Eevelopment Strategies (Urban-LEDS II) yang didanai oleh European Commission dan diimplementasikan bersama oleh ICLEI dan UN-Habitat. Dengan menggunakan pendekatan multilevel governance, proyek ini mendukung pemerintah daerah di kota-kota terpilih untuk menciptakan strategi pembangunan rendah emisi yang terintegrasi dengan strategi adaptasi perubahan iklim. Hal ini akan mendukung Nationally Determined Contribution (NDCs) dan Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim (RAN API) yang berlangsung dari April 2017 hingga Maret 2021.

Rangkaian kegiatan pelatihan ini akan dilanjutkan dengan kegiatan Mobile Workshop untuk mengunjungi dua lokasi best practices pembangunan rendah emisi dan adaptif terhadap dampak perubahan iklim di perkotaan. Pertama, berkeliling Jakarta dengan menggunakan transportasi publik Mass Rapid Transit (MRT) dan Bus Rapid Transit (BRT). Kedua, berkunjung ke kampung kota inspiratif di Sunter Jaya Jakarta Utara.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan informasi terkini terkait dengan kebijakan-kebijakan perubahan iklim pada tingkat daerah, nasional dan Internasional kepada pemerintah daerah dan lembaga akademik;
  2. Meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dan lembaga akademik tentang cara menghitung emisi GRK menggunakan SIGN SMART;
  3. Membantu untuk memfasilitasi kepatuhan pemerintah daerah terhadap Peraturan Presiden No. 71 tahun 2011 dalam menyusun inventarisasi GRK daerah sebagaimana diatur oleh Kementerian terkait;
  4. Memfasilitasi pelaporan pada SIGN SMART oleh pemerintah daerah;
  5. Membangun pembelajaran bersama dan pengalaman antar kota dalam mendorong pembangunan rendah emisi dan adaptif terhadap dampak perubahan iklim.

Peserta pelatihan, antara lain dari Kota: Balikpapan, Bogor, Bontang, Tangerang, Tangerang Selatan, Tarakan, Tanjung Pinang, Jambi dan Yogyakarta serta dari Provinsi, Kabupaten dan akademisi.

JAKARTA. APEKSI berkolaborasi dengan ICLEI Indonesia menyelenggarakan Indonesia 2nd Cities and Regions Talanoa Dialogue tanggal 9 April 2019 di Sari Pan Pacific - Jakarta dengan tema, "Mendobrak Rintangan: Bersama Menuju Pencapaian Komitmen Iklim Indonesia".

Pidado Kunci oleh Rachmat Witoelar, Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim, Sambutan dan pembukaan oleh Ignatius Wahyu Marjaka, Direktur Mobilisasi Sumber Daya & Regional, Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Pengantar kegiatan Talanoa Dialogue oleh Gina Karina, Country Manager ICLEI dan dilanjutkan dengan Update Pemerintah Pusat, dari Bappenas: Strategi dan Implementasi RAN GRK dan KLHK: Strategi and Implementasi Nationally Determined Contribution (NDC).

Diskusi-diskusi membahas: Pelaksanaan rencana dan aksi dalam NDC saat ini, Peningkatan ambisi dari NDC saat ini dan akan datang, dan Pengembangan jalan ke depan.

Materi kegiatan Dialog Talanoa dapat diunduh/download di Library atau https://apeksi.xyz/talanoa94.

 

 

Undangan Launching Indonesia City Expo 2019 tanggal 29 Maret 2019 di Hotel Po, Kota Semarang.

Dokumen terkait penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional dan Indonesia City Expo 2019 dapat diakses di Library atau http://apeksi.xyz/rakernasice2019

JAKARTA. Bertempat di kantor Sekretariat APEKSI pada 15 Februari 2019, Ketua Dewan Pengurus menerima audiensi dari beberapa lembaga, antara lain:

  • Austrade, menyampaikan kegiatan terkait Smart City yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 Maret 2019 di Jakarta dan Asia Pasific Cities Summit 2019 yang diselenggarakan pada 7-10 Juli 2019 di Brisbane, Australia;
  • World Bank, terkait Lokakarya Nasional dan Teknis Pengelolaan Air Perkotaan Terpadu atau Integrated Urban Water Management di Jakarta dan Bogor yang telah diselenggarakan awal tahun dan keberlanjutannya;

  • Citiasia dan Debindo, menyampaikan kegiatan bersama APEKSI dalam Asia Mayors Forum di rangkaian IndoBuildTech pada 21 Maret 2019;
  • Kompas Gramedia Media, menyampaikan kolaborasi dalam Smart City dan peningkatan kapasitas pemerintah kota dalam kehumasan. 

 

KLHK - Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan - Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara. Sehubungan telah dilaksanakannya Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) secara mandiri oleh 21 kota pada tahun 2018, bersama ini disampaikan hasil evaluasi kota-kota tersebut setelah dibahas bersama-sama dengan pakar transportasi darat dan lingkungan ITB. 

Surat dari Direktur Pengendalaian Pencemaran Udara KLHK terkait informasi ini dapat diunduh/download di Library.

 

 

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

 

 

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 

Berita & Artikel Kota Inklusif

AGENDA|EVENTS

Goesmart2019
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x


 

Milis | Mailing List

Berlangganan milis kami | Subscribe to our mailing list
Please wait

Flag Counter

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities