BERANDA|HOME
Tuesday November 19, 2019
Vinaora Nivo Slider 3.x

Buku Panduan Rapat Kerja Nasional XIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia Tahun 2018 dapat diunduh/download di APEKSI Library.

Akhir kegiatan KMF 2018 adalah Kunjungan Lapangan di 3 lokasi. 

Lokasi pertama: Jalan lingkungan adaptif terhadap dampak perubahan iklim, Kel. Sindangrasa (ACCCRN initiative);

Lokasi kedua: Pengelolaan gas metana di toilet umum, Kel. Sindangrasa;

Lokasi ketiga: Bank sampah dan pertanian perkotaan, Kel. Ranggamekar. 

Materi KMF 2018 dapat diunduh/download di APEKSI Library

Bima Arya, Walikota Bogor menemani peserta KMF dengan berjalan kaki menuju Balaikota yang berjarak kurang lebih 2 KM dari lokasi hotel tempat acara diselenggarakan.

Penyelengara, APEKSI - ICLEI Indonesia sebelumnya menyampaikan saat sesi talk show bahwa peserta KMF akan berjalan kaki menuju Balaikota sebagai komitmen untuk mengurangi emisi dan disambut baik Walikota Bogor dan bersedia menemani berjalan kaki.

Sepanjang jalan Walikota Bogor menceritakan program-program terkait penataan ruang, penghijauan, pedestrian, pengaturan lalu lintas dan program-program lain sehingga dapat terwujud seperti saat ini.

Sampai di Balikota, peserta disajikan makanan khas Kota Bogor dan penampilan tarian-tarian yang akan dibawa pada Festival Tarian di India.

Setelah santap makan malam, Direktur Eksekutif APEKSI memberikan Laporan kegiatan KMF. Dilanjutkan sambutan selamat datang dan arahan dari Walikota Bogor dan diakhiri dengan penyampaian hasil KMF oleh Ketua Pokja Perubahan Iklim periode 2018-2120 dan menyerahkan rekomendasi pokja untuk disampaikan pada saat Rakernas di Kota Tarakan. 

 

 

 

Agenda hari kedua, diawali dengan review peserta mengenai kegiatan hari pertama oleh Purwanti - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Yoyon Indrayana - Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Cirebon dan Afriansyah - Bappeda Pemerintah Kota Balikpapan.

Talk show, dengan moderator Ari Mochammad (APIK - USAID) bersama Bima Arya Sugiarto - Walikota Bogor, Rachmat Witoelar - Utusan Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim dan Gina Karina - ICLEI.

Quick Updates dari pemerintah pusat: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan & Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Diskusi kelompok menghasilkan rekomendasi Kelompok Kerja Perubahan Iklim guna disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional di Kota Tarakan.

Kepengurusan Pokja yang baru, untuk periode 2018-2000, Ketua: Suryanto - Kota Balikpapan, Wakil Ketua: Yoyon Indrayana dan Sekretaris: Purwanti - Kota Pekalongan.

Dan rencana penyelenggaraan KMF 2019 di Kota Balikpapan. 

 

BOGOR. APEKSI bekerjasama dengan Yayasan ICLEI Indonesia dan Pemerintah Kota Bogor menyelenggarakan Knowledge Management Forum (KMF) 2018 tanggal 3-5 Juli 2018.

Kegiatan di hari pertama diawali dengan sambutan-sambutan: Sri Indah Wibinastiti - Plt. Direktur Eksekutif APEKSI, Gina Karina - Country Manager ICLEI dan Budi Krisyanto, Ketua Pokja Perubahan Iklim APEKSI. 

Siangnya sesi gallery walk peserta dari kota-kota anggota pokja menjelaskan poster mengenai energi, manajemen sampah dan ketahanan kota disertai diskusi dan tanya jawab singkat. Menjelang sore sesi cities sharing dengan pembicara Kota Balikpapan dan Kota Tarakan.

Kota-kota peserta KMF 2018: Bogor, Tangerang Selatan, Bontang, Tarakan, Balikpapan, Banjarmasin, Sukabumi, Cirebon, Pekalongan, Palembang dan Kabupaten Bogor serta Provinsi DKI Jakarta.

Segenap Jajaran Dewan Pengurus & Staf Direktorat Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah. Mohon Maaf Lahir & Batin.

 

Perpres Nomor 27/2014 menyebutkan bahwa Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN) adalah suatu sistem penyelenggaraan pengelolaan Informasi Geospasial secara bersama, tertib, terukur, terintegrasi dan berkesinambungan serta berdayaguna. Setiap simpul jaringan baik Kementerian/Lembaga, TNI, Polri maupun Pemerintah Daerah diwajibkan mengimplementasikan 5 pilar JIGN yaitu kebijakan, kelembagaan, sumberdaya manusia, standar dan teknologi. Terbitnya Perpres Nomor 9/2016 menjadi momentum Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk mendukung kelancaran mekanisme berbagi data dan informasi geospasial sehingga pemanfaatan informasi geospasial diharapkan dapat meningkatkan kinerja pemerintah mulai dari perencanaan hingga pengambilan keputusan.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 503/685A/SJ tanggal 2 Februari 2018 Tentang Penyiapan Infrastruktur dan Jaringan untuk Kebijakan Satu Peta bagi Pemerintah Daerah, bahwa Gubernur diwajibkan untuk menunjuk Unit Teknis OPD sebagai simpul jaringan dalam rangka pembangunan Jaringan Informasi Geospasial, yang bertanggung jawab dalam pencapaian target rencana aksi KSP

Pada tahun 2018 BIG kembali melakukan penilaian kepada simpul jaringan Kementerian/Lembaga, TNI, Polri maupun Pemda yang telah menerapkan penyelenggaraan JIGN dalam tata kelola pemerintahannya. Sebagai wujud pembinaan Penghubung Simpul Jaringan (PSJ), BIG akan memberikan apresiasi kepada Kementerian/Lembaga, TNI, Polri maupun Pemda yang berhasil mengembangkan simpul jaringan secara optimal. Penghargaan ini diharapkan mewujudkan tersedianya informasi geospasial yang mutakhir, handal dan dapat dipertanggungjawabkan.

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di alamat: http://www.big.go.id/penghargaan-simpul-jaringan-informasi-geospasial-tahun-2018/

JALIN KERJASAMA: Sejumlah Kepala Diskominfo dari kota/kabupaten di Jawa Tengah menandatangai perjanjian kerjasama pengembangan dan impelentasi aplikasi smart city dengan beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah, di Situation Room, Selasa (5/6).

SEMARANG - Kota Semarang siap menularkan konsep smart city kepada sejumlah Kota/kabupaten di Jawa Tengah. Semarang, sebagai kota pioneer siap memberikan aplikasi secara gratis untuk diterapkan di tiap-tiap kota/kabupaten. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang, Nana Storada mengatakan, pihaknya akan membantu melalui kerjasama dalam penyusunan smart city. Menurutnya, kerjasama memang wajib dilakukan demi terciptanya kota yang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

”Ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antar kepala daerah di Jawa Tengah. Ada 35 kabupaten/ kota yang hadir menyaksikan 11 kota/ kabupaten yang menandatangani kerjasama ini,” ujar Nana.  

Wali Kota Semarang, melalui wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan, sebagai komitmen mengupayakan smart city di Indonesia, Semarang tentu memerlukan kerjasama dengan daerah-daerah lain. Berbagai inovasi Kota Semarang melalui Diskominfo akan ditularkan kepada daerah lain.

”Tentu Semarang juga menyadari bahwa kota/kabupaten lain memiliki inovasi yang dapat kita tiru dengan melakukan modifikasi sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya menekankan pentingnya kerjasama.

Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, Dadang Somantri mengatakan, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan kota/ kabupaten terbanyak yang menerapkan smart city. Ada 14 kabupaten/kota yang menerapkan smart city yang dinilainya sangat penting sebagai upaya mewujudkan pelayanan kepada masyarakat. ”Smart city itu kalau di Jawa Tengah diterjemahkan dalam bentuk layanan mudah, murah dan cepat. Sehingga indikator tersebut memang harus bisa dicapai untuk bisa menjadi smart city,” ujarnya.

Dirinya berharap, smart city bisa diterapkan di seluruh kota di Jawa Tengah sehingga Jateng menjadi provinsi dengan layanan lebih baik serta masyarakat yang sejahtera. ”Kuncinya ada di komitmen kepala daerah. Tanpa komitmen, smart city tidak akan tercipta dengan baik,” tukasnya. 

Kepala diskominfo Kabupaten Grobogan, Wiku Handoyo menyambut baik kerjasama ini. Ia mengapresiasi Pemkot Semarang yang telah memacu kota/ kabupaten di daerah untuk mewujudkan kota cerdas. ”Ini tentu mempercepat kami untuk melangkah mewujudkan pemerintahan yang lebih baik. Ini sangat baik karena sesuai juga dengan visi misi kepala daerah kami,” ujar Wiku. (pip/sga/zal)

Sumber: Diskominfo Pemerintah Kota Semarang

Dokumen Undangan Rakernas XIII APEKSI 2018, Kerangka Acuan/TOR, Jadwal dan konfirmasi kehadiran peserta dapat diunduh/download di Library. Pendaftaran peserta Rakernas XIII APEKSI 2018 dapat dilakukan melalui Pendaftaran Online.

 

 

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

 

 

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 

Berita & Artikel Kota Inklusif

AGENDA|EVENTS

Goesmart2019
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x


 

Milis | Mailing List

Berlangganan milis kami | Subscribe to our mailing list
Please wait

Flag Counter

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities