Berita & Artikel | News & Articles
Sunday November 17, 2019

menuju kota inklusif

Banjarbaru – Peringatan Hari Anak Nasional, Selasa (1/8), di depan Balai Kota juga dirangkai Pencanangan Banjarbaru sebagai Kota Inklusi.

Menurut Walikota Nadjmi Adhani yang menghadiri pencanangan tersebut, inklusi sendiri merupakan sebuah pendekatan untuk membangun dan mengembangkan sebuah lingkungan yang semakin terbuka lalu mengajak masuk dan mengikutsertakan semua orang dengan berbagai perbedaan latar belakang, karakteristik, kemampuan, status, kondisi, etnik, budaya.

“Terbuka dalam konsep lingkungan inklusi, berarti semua orang yang tinggal, berada dan beraktivitas dalam lingkungan keluarga, sekolah ataupun masyarakat, merasa aman dan nyaman mendapatkan hak dan melaksanakan kewajibannya,’’ tandasnya.

Lingkungan inklusi, lanjutnya, adalah lingkungan sosial masyarakat yang terbuka, ramah, meniadakan hambatan dan menyenangkan, karena setiap warga tanpa terkecuali saling menghargai dan merangkul setiap perbedaan.

“Mewujudkan kota inklusi memerlukan pemahaman terhadap terciptanya masyarakat inklusi yang saling bertanggung jawab untuk mengupayakan dan menyediakan kemudahan berupa bantuan layanan dan sarana agar masing-masing dapat terpenuhi kebutuhannya, melaksanakan kewajiban dan mendapatkan haknya,’’ tandasnya.

Juga masyarakat yang terbuka bagi semua, tanpa terkecuali yang universal tanpa mengenal perbedaan suku, agama, ras dan ideologi.

Masyarakat yang ramah bagi semua, yang setiap anggotanya saling mengakui keberadaan, menghargai dan mengikutsertakan perbedaan.

Pada pencanangan tersebut, juga digelar seminar nasional dan sosialisasi pembudayaan pendidikan inklusi dengan tema “Melangkah bersama tanpa diskriminatif untuk menciptakan layanan berkarakter inklusi di Kota Banjarbaru’’, di Gedung Bina Satria.

Seminar ini dibuka Bunda PAUD Banjarbaru Hj Ririen Kartika dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang, terdiri dari kepsek pada setiap satuan jenjang pendidikan (PAUD/SD/SMP/SMK), guru pendamping khusus pada setiap satuan jenjang pendidikan dan orang tua ABK.

Sumber: kalimantanpost.com

 

 

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

 

 

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 



 

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities