Berita & Artikel | News & Articles
Thursday November 14, 2019

menuju kota inklusif

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Banjarmasin menyelenggarakan Workshop Penyusunan Roadmap Kota Inklusi Menuju Kota Banjarmasin Ramah Difabel di Aula Bappeda Kota Banjarmasin, Rabu (3/8).

Workshop tersebut merupakan kerjasama Pemerintah Kota Banjarmasin dengan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) Yogyakarta. Dan di inisiatif Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia.

Penyusunan Roadmap Kota Inklusi Menuju Kota Banjarmasin Ramah Difabel sehubungan sudah mempunyai komitmen sebagai kota inklusi, dan Banjarmasin sudah mendeklarasikan sebagai kota inklusi sejak 2013, mewujudkan kota inklusi sebuah proses dengan tahapan-tahapan yang harus dilalui dan dijalankan bersama.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, untuk mewujudkan memang membutuhkan dukungan dari multi pihak yaitu pimpinan daerah, SKPD, masyarakat penyandang Disabilitas. Adapun tujuan menjadikan Banjarmasin kota inklusi menjamin kelompok minoritas, penyandang disabilitas dan masyarakat miskin merasakan kenyamanan, tidak disingkirkan, mendapat faslitas dan layanan yang setara dan mendapatkan keberadaan mereka mendapatkan perlindungan secara utuh. Dan kota yang bisa memberikan layanan, kemudahan bagi semua orang untuk bermobilitas dan berinteraksi sosial.

Kepala Bappeda Kota Banjarmasin Ir H Nurul Fajar Desira CES mengatakan, pengertian Difabel lebih positif daripada selama ini digunakan pada umumnya Disabilitas. Kata Disabilitas (Dis-Ability) mengandung pengertian negatif, diskriminatif dan ketidakmampuan.

Sedangkan Difabel (Different-Ability) yang berarti berbeda tapi mampu.
Dikatanya, kota inklusi harus memiliki tiga aspek utama yang saling berkaitan signifikan yang meliputi inklusi berpihak kelompok rentan yang marginal termasuk penyandang difabel, layanan publik yang inklusi ramah terhadap kelompok rentan misalkan lansia, anak, perempuan hamil dan penyandang difabel disetiap tingkatan dan sektor.

Kemudian masyarakatnya juga harus inklusi yang mampu menerima berbagai bentuk keberagaman dan perbedaan, dan mengakomodasikan dalam berbagai tananan dan infrastuktur yang ada. Bahkan, kedepannya indikator-indikator kota inklusi bisa dimasukan ke dalam RPJMD yang sedang dalam pembahasan untuk lima tahun ke depan.

Khusus pembukaan Workshop Penyusunan Roadmap Kota Inklusi Menuju Kota Banjarmasin Ramah Difabel diakhiri dengan diskusi.
Program Peduli terhadap Layanan bagi Difabel melalui Kebijakan Inklusif di Ruang Berintegrasi Pemko Banjarmasin. Jadi program ini merupakan kerjasama antara Pemko Banjarmasin dengan Pemerintah Australia.

Kegiatan ini dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Perwakilan The Asia Foundation Sujana Royat (Senior Advisor PNPM Peduli), Angie Bexley, Marina Mory, Australian Embassy DFAT, Natalie Cohen, Elena Rese, Andini Mulyawati, Direktur SAPDA Yogyakarta Nurul Sa’adah dan jajarannya, Kepala Bappeda Kota Banjarmasin (Ketua Forum SKPD Peduli Disabilitas Kota Banjarmasin) Ir Nurul Fajar Desira CES, Kepala Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin Ir Gt Ridwan Syofyani MM, Kepala Dinas Sosial dan

Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Drs Agus Surono MSi, Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin Ir Ahmad Fanani Saifuddin MT, Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Sumber: kalimantanpost.com

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 



 

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities