Berita & Artikel | News & Articles
Sunday November 17, 2019

menuju kota inklusif

 

JAKARTA. Hari ini APEKSI berkolaborasi dengan UNESCO, ILO dan WHO menyelenggarakan Seminar Tingkat Tinggi untuk Kota-Kota Inklusif di Hotel Le Meridien Jakarta.

Kegiatan diawali dengan sambutan: Airin Rachmi Diany - Ketua Dewan Pengurus, Anita Nirody - Koordinator PBB untuk Indonesia, Bambang Brodjonegoro - Menteri PPN/Ketua Bappenas sekaligus membuka seminar tingkat tinggi ini.

Dilanjutkan dengan Penandatanganan Piagam Jaringan Walikota Indonesia Menuju Kota Inklusif yang terdiri dari Kota Padang, Kota Banjarmasi, Kota Mojokerto, Kota Ambon, Kota Bengkulu, Kota Surakarta, Kota Kupang, Kota Jambi, Kota Jakarta Pusat, Kota Banda Aceh, Kota Jogjakarta, Kota Denpasar dan Kota Tangerang Selatan.

seminar tingkat tinggi kota inklusif

Diskusi Panel

Sesi I: Kota-kota Indonesia Memimpin Tranformasi Positif menuju Inklusi DIsabilitas

  • H. Mahyeldi Ansharullah, Wakilota Padang: Investasi dalam infrastruktur inklusif
  • Drs. H. Zainal Arifin, Wakil Walikota Banda Aceh: Peraturan Walikota untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif
  • H. Ahmad Pairin S. Sos, Walikota Metro Lampung*: Pendidikan Inklusif
  • R. Budiono Subambang, ST., MPM, Direktur Daerah, Perkotaan dan Perbatasan, Kementerian Dalam Negeri: Mempromosikan Praktik
  • praktik Terbaik Kota Inklusif di Indonesia
    Moderator: Dimas Muharam, KartuNet

Sesi II: Kota-kota Indonesia Memimpin Tranformasi Positif menuju Inklusi Disabilitas

  • Drs. H. Mas’ud Yunus, Walikota Mojokerto: Kebijakan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas
  • Richard Louhenapessy, SH., Walikota Ambon: Program inklusif di Kota Ambon
  • Made Mertajaya, S.Sos, MM, Kepala Departemen Bidang Sosial, Kota Denpasar: Program Inklusif Kota Denpasar
  • Kota Banjarmasim: Layanan Kesehatan Inklusif
    Moderator: Indah Sri Wibi Nastiti, Direktur Pengembangan Program dan Advokasi, APEKSI

Sesi III: Dialog dengan Pemerintah Nasional – Mengaitkan Kebijakan dan Prakarsa di Tingkat Nasional

  • Deputi Pengembangan Manusia, Masyarakat dan Budaya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas): Peran Inklusi Disabilitas dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG)
  • Drs. Ade Rustama, MP., Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia, Kementerian Koordinasi bidang Pembangunan Manusia dan Budaya: Pembelajaran dari Penerapan Undang-Undang No. 8/2016 di Tingkat Provinsi
    Moderator: Tendy Gunawan, Staf Program ILO

Sesi IV: Mendorong Rancangan Kebijakan yang Efektif melalui Pengumpulan dan Penggunaan Data secara Inovatif

  • Alexander Hauschild, Konsultan UNESCO: Mengkaji Perangkat Kota Inklusif
  • Ahmad Rifai, Direktur Yayasan Kota Kita bekerja sama dengan Walikota Surakarta: Pengumpulan Data Partisipatif untuk Pemetaan Disabilitas
  • Drg. Pembayun Setyaningastutie, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi D.I. Yogyakarta dan Drs. Heroe Poerwadi, MA., Wakil Walikota Yogyakarta: Pengembangan Sistem Data dan Pelayanan Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
  • Prof. Irwanto, PUSKAPA Universitas Indonesia: Peta Jalan Sektor Kesehatan untuk Sistem dan Layanan Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
    Moderator: Gufron Sakaril, Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia

Sesi V: Mempromosikan Kesempatan Kerja yang Sama bagi Penyandang Disabilitas

  • Grace Monica Halim dan Tendy Gunawan, Staf Program ILO: Kajian Cepat Ketenagakerjaan bagi Penyandang Disabiltias – Sebuah Studi ILO Jakarta
  • Perwakilan Direktorat Penempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan*: Kebijakan dan Program Ketenagakerjaan Pemerintah untuk Penyandang Disabilitas
  • Ade Suhendi, PT L’Orel Indonesia dan Nurmi Asih, PT Trans Retail Indonesia sebagai Perwakilan Jejaring Bisnis dan Disabilitas Indonesia (JBDI): Mempromosikan Inklusi Disabilitas di Tempat Kerja
    Moderator: Anastasia Retno Pujiastuti, Olimpiade Khusus Indonesia

Acara ditutup dengan Sambutan penutupan oleh Irakli Khodeli, Spesialis Program bidang Sosial dan Kemanusiaan, Kantor UNESCO Jakarta.


Dokumen terkait kegiatan ini dapat diunduh/download di Library.

 

 

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

 

 

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 



 

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities