Kelompok Kerja | Working Group
Saturday October 19, 2019

menuju kota inklusif

BANJARMASIN. APEKSI dan Pemerintah Kota Banjarmasin yang didukung oleh UNESCO menyelenggarakan Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota untuk Kota-Kota Inklusif untuk membahas kebijakan dan praktik berbasis data tanggal 3-4 Oktober 2019. 

Jejaring Walikota Indonesia untuk Kota-Kota Inklusif di Indonesia menyatukan para pembuat kebijakan yang berada di garis depan dalam inovasi kebijakan dan aksi untuk mempromosikan partisipasi sosial penuh para disabilitas. Dua puluh dua Walikota dari seluruh Indonesia, bersama-sama dengan Dinas Sosial Pemerintah Kotanya berpartisipasi dalam kegiatan ini menyoroti pendekatan partisipatif untuk pengumpulan dan analisis data.

JAKARTA. Hari ini diselenggarakan Pertemuan Kedua Kelompok Kerja Menuju Kota Inklusif yang merupakan kolaborasi antara UNESCO Jakarta dan APEKSI di Hotel Le Meridien Jakarta.

Kegiatan diawali dengan sambutan-sambutan, antara lain: Irakli Khodeli (UNESCO Jakarta), Arief Rachman (Ketua Harian untuk UNESCO Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Sri Indah Wibinastiti (APEKSI).

pertemuan 2 pokja kota inklusif

Dilanjutkan dengan paparan dari Alexander Hauschild (UNESCO) mengenai Penilaian untuk Kota Inklusif, Budiono Subambang (Direktorat Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara - Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan - Kementerian Dalam Negeri) mengenai Peran Pemerintah Daerah Dalam Mengembangkan Kota Yang Inklusif dan Maulani Rotinsulu (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia) mengenai Komisi Nasional Disabilitas.

pertemuan 2 pokja kota inklusif 2

Dalam kegiatan ini, Wakil Walikota Yogyakarta, Hoeru Poerwadi dipilih sebagai Ketua Kelompok Kerja Menuju Kota Inklusif APEKSI. Berikut Susunan Pengurus Kelompok Kerja Menuju Kota Inklusif APEKSI, Ketua: Heroe Poerwadi (Wakil Walikota Yogyakarta), Wakil Ketua: Jose Rizal (Kota Padang), Sekretaris: Ria Andari (Kota Metro) dan Bendahara: Edy Muhammad (Kepala Bappeda Kota Yogyakarta) serta Anggota: Mertajaya (Kota Denpasar), Ryan Utama (Kota Banjarmasin), Nila Herawati (Banda Aceh), Steven Dominggus (Kota Ambon) dan Gede Arya Wiryana (Kota Mojokerto). Hadir perwakilan dari International Labour Organization (ILO), Tendy Gunawan. Hasil pertemuan ini berupa Rekomendasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat dan pada bulan Oktober rencananya akan digelar Pertemuan Tingkat Tinggi Kota Inklusif.


Dokumen terkail kegiatan ini dapat diunduh/download di Library.

JAKARTA. Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Menuju Kota Inklusif berlangsung hari ini di Le Meridien Jakarta.

Heroe Poerwadi, Wakil Walikota Jogjakarta selaku Ketua Pokja memimpin rapat dengan agenda membahas isu-isu penting, antara lain:

  1. Program Pokja Menuju Kota Inklusif Tahun 2018
  2. Masukan pelaksanaan Program Menuju Kota Inklusif termasuk peluang kerjasama dengan lembaga-lembaga lain

rapat pokja kota inklusif 01112017

Kegiatan ini dihadiri seluruh anggota Pokja lainnya dari Kota Padang, Kota Metro, Kota Denpasar, Kota Banjarmasin, Kota Banda Aceh, Kota Ambon dan Kota Mojokerto dan perwakilan dari ILO, Tendy Gunawan.

 

 

pokja inklusif 2

Pertemuan Kedua Kelompok Kerja APEKSI untuk Kota Inklusif akan diadakan di Hotel Le Meridien Jakarta, Indonesia, pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 2017. Pertemuan tersebut disusun berdasarkan hasil Rapat Konsultasi Pertama untuk Pembentukan Kelompok Kerja untuk Kota-Kota Inklusif.

Tujuan rapat adalah sebagai berikut:

  1. Memperkenalkan alat penilaian untuk Kota Inklusif;
  2. Mendiskusikan dan menyelesaikan rencana kerja Kelompok Kerja Menuju Kota Inklusif APEKSI;
  3. Membahas isi situs Kota Inklusif APEKSI;
  4. Mengamati kemungkinan menghubungkan program pemerintah pusat dan daerah dengan penyandang cacat

 

Saat ini persaingan tidak hanya terjadi di tingkat negara, tapi persaingan telah sampai antar daerah di dunia. Daerah-daerah dengan daya tarik yang tinggi, akan memiliki daya saing yang lebih baik dibandingkan daerah yang tidak mampu mengembangkan daya tarik. Untuk itu, sebuah daerah haruslah memiliki Paparan Media/Media Exposure yang kuat untuk dapat dikenal di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global.

Sehubungan dengan hal tersebut, APEKSI bekerjasama dengan Liputan 6 menyelenggarakan Bimbingan Teknis City Digital Media Exposure DIGI X Liputan 6 yang rencananya akan diselenggarakan pada:

  • Hari/Tanggal: Rabu, Kamis & Jumat, 30 Oktober - 1 November 2019
  • Tempat: Kantor KLY Gondangdia JI. Raden Panji (RP) Soeroso No. 18, Menteng - Jakarta Pusat

Bimbingan Teknis (Bimtek) ini diselenggarakan sebagai upaya Aparatur Pemerintah Kota untuk: Meningkatkan kompetensi dalam Mobile Journalism; Melatih kemampuan dan keahlian dalam menulis untuk video digital & artikel serta kunjungan ke newsroom & studio: Liputan 6, SCTV dan Indosiar.

Biaya Bimtek sebesar Rp 3.500.000,- (tigajuta limaratus ribu rupiah) perorang dengan mendapatkan fasilitas berupa: 20 Jam Pelatihan, Tutorial, Sertifikat Pelatihan dan Konsumsi selama pelatihan. Akomodasi dan transportasi selama Bimtek ditanggung masing-masing peserta.

Konfirmasi kehadiran paling lambat hari Jumat, 25 Oktober 2019. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat APEKSI dengan nomor telepon: 021 8370 4703 atau Sdr. H. Devy Munir (HP.: 0812 2323 4980/email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.) dan Liputan 6 dengan Sdr. Abdul Hadi (HP.: 0811 137 772/email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.).

Dokumen terkait Bimtek ini berupa Undangan untuk anggota, informasi bimtek dan lembar konfirmasi dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/digix.


 

Kota Barcelona dan Fira Barcelona mengundang APEKSI untuk menghadiri Smart City Expo World Congress ke-9 yang akan berlangsung tanggal 19-21 November 2019 di Kota Barcelona, Spanyol.

Kota adalah pendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan kesejahteraan sosial. Tantangan dunia global sangat besar. Dalam menghadapinya, dibutuhkan pendekatan holistik dan trans-disipliner yang memungkinkan untuk memahami peran kepemimpinan kota dan banyaknya sistem yang saling berinteraksi, baik teknis, finansial atau sosial.

Smart City Expo World Congress dimulai pada tahun 2011 dengan visi mengkatalisasi inisiatif cerdas menjadi kota yang berkelanjutan dan berkembang. Delapan tahun kemudian, kegiatan ini disambut sebagai acara terkemuka di dunia untuk kota-kota. Pada setiap bulan November acara ini menyambut para pemangku kepentingan perkotaan tingkat tertinggi: pemerintah, organisasi internasional, perusahaan, wirausahawan, pemula, peneliti dan inisiatif warga.

Kota Barcelona siap menyambut lebih dari 21.300 pengunjung profesional dan lebih dari 844 peserta pameran, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi dari lebih dari 700 kota dari 146 negara, yang banyak di antaranya akan memamerkan proyek mereka di salah satu 60 paviliun dari kota dan negara. Diharapkan sebagai kongres yang paling menggairahkan dan produktif hingga saat ini, yang menghadirkan lebih dari 400 pakar dan pemikir terkemuka internasional selama acara 3 hari.

Pada Kongres ini, we dare to keep on dreaming of a smart urban revolution/berani terus memimpikan kota pintar yang revolusi di mana solusi iklim inovatif berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kota-kota tangguh yang berkembang dalam tantangan dunia, kota-kota di mana transportasi hidup berdampingan dengan opsi mobilitas baru, yang menangani masalah keamanan dan privasi dan kota inklusif di mana kolaborasi menjadi fokus utama membangun masa depan yang lebih baik.

Tetap berkomitmen untuk membangun komunitas urban di mana kota-kota bertemu kota-kota lain, menyatukan pengetahuan mereka dan menemukan solusi terdepan dan tempat perusahaan berbisnis. Tempat untuk berbagi penelitian dan best practices/praktik terbaik, untuk menjalin kemitraan strategis dan mempromosikan pemikiran out-of-the-box dan pada akhirnya, platform jaringan luar biasa untuk menghubungkan orang-orang yang bekerja di dalam dan dengan kota-kota di seluruh dunia yang menghadapi tantangan serupa dan menghasilkan peluang untuk aksi.

APEKSI menjalin kerjasama dengan Fira Barcelona selaku penyelenggara dan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berharap anggota APEKSI dapat mengikuti kegiatan yang penting ini dan dapat memberikan informasi kehadirannya segera untuk mendapatkan harga tiket khusus dalam kongres dan expo.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Devy Munir (Manajer Komunikasi dan Informasi) di nomor HP +62 81223234980 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Undangan atau dokumen pendukung lainnya dapat diunduh/download di Library atau apeksi.xyz/scewc2019.


 



 

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2019 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities